Irwan menjelaskan bahwa ada tiga anggota geng yang berboncengan di satu sepeda motor dan berniat menabrak Bripka R. Salah satu dari tiga orang tersebut adalah GRO.

Merasa terancam, Bripka R mencoba melumpuhkan mereka, namun tembakan mengenai pinggul GRO, yang akhirnya meninggal dunia.

“Tapi yang terjadi malah ada satu motor berboncengan tiga anggota gangster mau nabrak Bripka R dengan bawa senjata tajam. Merasa terancam, Bripka R coba melumpuhkan tapi kena pinggul salah satu anggota gangster yakni GRO yang kemudian meninggal,” kata Irwan.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 4 Semarang, Agus Riswantini, mengungkapkan bahwa GRO merupakan anggota Paskibra sekolah. Sekolah juga mengonfirmasi bahwa dua teman GRO turut terluka akibat tembakan.

Agus menegaskan bahwa ketiga siswa tersebut tidak terlibat dalam tawuran sebelumnya, meskipun mereka adalah siswa yang terpilih dalam ekstrakurikuler Paskibra.

“Kebetulan mereka anak terpilih, karena kebetulan mengikuti ekstra paskibra, itu pilihan. Tiga anak itu enggak pernah (tercatat terlibat) tawuran,” kata Agus seperti dikutip dari detikJateng, Selasa (26/11).

YouTube player