Amnesty Desak Pembebasan Aktivis Morowali, Polisi Dinilai Represif Bela Kepentingan Tambang
Amnesty juga menyoroti pola serupa dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang nenek di Pasaman, Sumatra Barat, yang menolak tambang emas ilegal. Kasus-kasus ini memperlihatkan kecenderungan negara bertindak sebagai pelindung kepentingan korporasi ekstraktif, bukan pelindung warga.
Amnesty International Indonesia mendesak pembebasan AD dan warga lainnya, serta menuntut investigasi independen atas tindakan represif aparat di Morowali. Negara diminta menjamin kebebasan berekspresi dan berkumpul, serta memastikan pembangunan tidak mengorbankan hak asasi manusia dan keadilan bagi masyarakat terdampak. (Uki)








Tinggalkan Balasan